Usai Diklat, Kepala Sekolah SMAN 1 Babadan Berharap Muncul Jurnalis Handal

oleh -103.006 views

Ponorogo, nasionalnews.co | Secara khusus Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Babadan,  Suroso berharap melalui seminar sehari dengan materi jurnalistik, puisi dan desain grafis, Kamis (11/11/2021) di Aula SMA Negeri 1 Babadan, Kabupaten Ponorogo bisa memberi ‘pondasi’ anak didiknya dalam hal menulis berita. “Alhamdulillah diklat jurnalistik sebagai bahan dasar peserta untuk menambah wawasan tentang jurnalistik untuk dikembangkan yang diiringi dengan pembinaan,” harap Suroso.

Pihaknya juga berharap melalui seminar tersebut bisa menyalurkan bakat minat pelajarnya. “Diklat ini sebagai bahan juga untuk menyalurkan bakat minat siswa dalam rangka mensukseskan MERDEKA BELAJAR,” paparnya.

Selain itu,  ke depan Suroso juga memimpikan pelajarnya ada yang menjadi jurnalis handal. “Semoga dengan diklat ini dapat memunculkan jurnalis-jurnalis yang handal dan bisa digunakan peserta untuk study lanjut di perguruan tinggi sebagai skill life atau kecakapan hidup,” tutupnya.

Seminar sehari mengambil tema ‘Bersinergi membangun generasi muda kreatif, kritis, inovatif dan terampil dalam berkarya di masa Pandemi’.

Menurut pembimbing jurnalistik, Yunita Rachmawati, seminar sehari yang diikuti puluhan pelajar di sekolahnya juga untuk mengetahui bakat dan minat para pelajar yang mengikuti. “Tujuan diselenggarakanya seminar ini adalah untuk menumbuhkan profil belajar Pancasila dengan generasi muda yang kreatif, kritis dan inovatif,” ungkap Yunita Rachmawati.

Seminar juga menghadirkan beberapa nara sumber dalam bidang jurnalistik, puisi dan desain grafis. “Kami berharap setelah mengikuti seminar ini,  para pelajar bisa mempratekkan ilmu yang di dapat dalam kegiatan nyata dalam jurnalistik, puisi dan desain grafis,” harapnya.

Sementara itu pemateri jurnalistik adalah Muh Nurcholis salah satu jurnalis di Bumi Reyog. “Alhamdulillah hari ini kami bisa berbagi ilmu Jurnalistik bersama calon-calon penulis hebat dari SMA Negeri 1 Babadan. Adik-adik pelajar tampak semangat karena seorang penulis hebat harus berani,  bertanggungjawab dan banyak membaca serta jangan lelah untuk selalu belajar,” pinta Muh Nurcholis. (Muh Nurcholis)