Mulai Terkuak, Istri Pemilik Mobil Pick-up Misterius Mengaku Suaminya Masih Hidup 

oleh -103.269 views

Aceh Tenggara,  nasionalnews.co | Terkait peristiwa mobil pick-up misterius terparkir di pinggir jalan tanpa pemilik dengan kondisi kaca pecah dan bercak darah diduga korban perampokan mulai terkuak.

Abdul Rasyid, toke coklat warga Desa Batu Hamparan yang diketahui sebagai pemilik mobil diduga masih hidup.

Pengakuan mengejutkan itu disampaikan Suryani, istri Abdul Rasyid, toke coklat pemilik mobil pick-up yang dikabarkan hilang tanpa jejak beberapa hari lalu.

Suryani mengaku, dirinya dihubungi Abdul Rasyid, yang tak lain adalah suaminya sendiri dengan menggunakan nomor ponsel baru.

“Suami saya masih hidup,” kata Suryani dikutip Metropolis.id di kediamannya, Sabtu (22/10/2021).

Kepastian Abdul Rasyid masih hidup, setelah ia menghubungi istrinya pada jum’at malam, saat berada di Mapolres Aceh Tenggara.

“Saat ditelpon, saya sedang berada di Mapolres Aceh Tenggara. Suami saya pakai nomor baru dan saya yakin itu suara dia,” ucap Suryani.

Dalam percakapan tersebut, Abdul Rasyid meminta Suryani istrinya dan keluarga tidak lagi mencarinya. Abdul Rasyid mengaku telah pergi dengan seorang wanita dan tak perlu lagi untuk dicari.

“Saya sudah pergi dengan seorang wanita, tak perlu lagi untuk dicari. Untuk saat ini saya tidak suka lagi sama kamu,” kata Suryani menirukan ucapan suaminya saat percakapan via selular.

Setelah mendengar pengakuan suaminya, Suryani meyakini peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu hanya akal-akalan suaminya untuk bisa lari bersama wanita lain.

Sebelumnya, warga Kecamatan Babul Rahma, Kabupaten Aceh Tenggara digegerkan dengan penemuan satu unit mobil barang jenis pick-up tanpa pemilik, pada Rabu (20/10/2021) di Dusun Parkirapan.

Mobil barang jenis pick-up merk suzuki APV BK 8520 DA itu, terparkir di pinggir jalan kebun warga. Saat ditemukan kondisi kaca mobil pecah dan ada ceceran darah pada bagian setir.

Melihat kondisi mobil, warga menduga pemilik mobil tersebut menjadi korban begal atau perampokan. (Samsir Selian)