Aceh Jaya Bakal Terapkan Scan Barcode Peduli Lindungi di Setiap Kantor dan Fasilitas umum

oleh -29.071 views

Calang, nasionalnews.co | Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya bakal menerapkan aturan pemasangan barcode aplikasi PeduliLindungi di setiap pintu masuk perkantoran, tempat pembelanjaan, objek wisata dan fasilitas umum lainnya.

Hal itu dilakukan untuk mempermudah pemeriksaan dan pelacakan setiap pengunjung maupun pegawai yang datang ke kantor maupun di tempat-tempat fasilitas umum. Dan juga sebagai upaya pencegahan penularan covid-19 dan antisipasi varian omicron, sehingga aturan penerapan protokol kesehatan dapat diimplementasikan secara ketat oleh semua pihak.

” kami akan mengeluarkan Surat Edaran untuk menyediakan scan barcode aplikasi PeduliLindungi, baik perkantoran, fasilitas publik dan tempat-tempat keramaian lainnya, masyarakat diminta melakukan scan barcode melalui aplikasi PeduliLindung,” ungkap Bupati Aceh Jaya T Irfan TB Selasa 25 Januari 2021 usai rapat koordinasi penanganan Covid-19 dengan Forkompinda dan Kepala SKPK di Aula lantai III Setdakab.

Nantinya, lanjut dia, akan ada pengawalan ketat dari petugas untuk memastikan pelaksanaan barcode PeduliLindungi bisa berjalan dengan optimal

Selain itu, T Irfan TB mengharapkan kepada para kepala SKPK dalam lingkup pemkab Aceh Jaya untuk terus mengejar pelaksanaan vaksinasi dosis I dan II.

” Kita sudah memerintahkan kepala dinas untuk melaksanakan vaksinasi dosis ke II bagi ASN di instansi masing-masing dalam lingkup pemkab Aceh Jaya, agar vaksinasi Covid-19 dosis kedua tercapai 70 persen.

Saat ini, tambah Bupati, pihaknya sedang gencar melakukan sosialisasi pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6-11 tahun, bahkan beberapa sekolah di Aceh Jaya sudah melakukan vaksinasi anak usia 6-11 tahun untuk dosis 1.

” Berdasarkan laporan yang kita terima sekitar 600 anak usia 6-11 tahun sudah menerima suntikan vaksin dosis pertama,
Hal ini berkat kesadaran para wali murid, guru dan kepala sekolah dalam menyampaikan sosialisasi dan edukasi terhadap pentingnya vaksinasi ini.” Ujarnya.

Di Indonesia sudah muncul virus varian omicron yang penyebaran sangat cepat, untuk itu Bupati menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi dosis I dan II agar tercipta kekebalan kelompok (herd immunity) dan terhindar dari wabah penyakit itu.